Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan bermula saat sejumlah debt collector berupaya menarik paksa kendaraan milik salah satu personel Brimob tersebut. Upaya penarikan ini memicu cekcok mulut di pinggir jalan yang dengan cepat eskalasinya berubah menjadi keributan fisik.
Di tengah situasi yang memanas, salah seorang oknum debt collector diduga mengambil senjata tajam berupa kapak dari dalam mobilnya. Pelaku kemudian menyerang kedua anggota polisi tersebut secara membabi buta.
Akibat serangan itu, Bripda F dilaporkan mengalami luka bacok serius di bagian kepala dan tangan. Sementara rekan korban, Bripda A, mengalami pendarahan di bagian hidung dan kaki, serta menderita dislokasi pada bahu kiri. Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Pasca-kejadian, situasi sempat menegang. Puluhan personel Satbrimob Polda Banten langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri menggunakan dua unit kendaraan.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian telah bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Tim Resmob Polda Banten untuk memburu pelaku lain dan mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Editor : Gun
Social Footer