Independen News

Polsek Cileungsi Tangkap Pria Modus Transfer Palsu di SPBU Bogor

Kapolsek Cileungsi dengan jajaran saat meringkus pria ( jaket abu abu) melakukan penipuan 

Bogor (Varia Independen) - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Cileungsi bersama petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengamankan seorang pria yang diduga berulang kali melakukan penipuan dengan modus menunjukkan bukti transfer palsu.

​Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, S.H.,  mengonfirmasi bahwa terduga pelaku ditangkap saat mencoba melancarkan aksi ketiganya di SPBU Jalan Raya Narogong, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (30/5/2026).

​"Pelaku menjalankan modus dengan mengisi BBM jenis Pertamax dan meminta layanan tarik tunai. Ia kemudian menunjukkan bukti transfer palsu sebagai alat pembayaran kepada petugas," ujar Edison.

​Berdasarkan catatan pihak manajemen SPBU Narogong, pelaku sebelumnya telah dua kali berhasil mengelabui petugas di lokasi yang sama. Dari dua aksi terdahulu tersebut, total kerugian yang dialami pihak SPBU diperkirakan mencapai lebih dari Rp2 juta.

​Dalam aksi terakhirnya pada Sabtu kemarin, pelaku berupaya mengelabui korbannya dengan menggunakan pelat nomor dinas kepolisian palsu. Pelat tersebut dipasang pada sebuah mobil yang diketahui merupakan kendaraan pinjaman milik temannya.

​Hasil pemeriksaan sementara oleh penyidik mengungkapkan bahwa aksi penipuan ini diduga bukan yang pertama kali. Pelaku disinyalir telah melakukan modus serupa hingga 10 kali dalam kurun waktu dua bulan terakhir di berbagai lokasi SPBU.

​Bahkan, dalam salah satu aksinya di sebuah SPBU di wilayah Kota Bogor, pelaku sempat melakukan penyamaran dengan mengenakan seragam sekolah menengah atas (SMA) demi memuluskan rencananya.

​Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu unit mobil telah diamankan di Markas Komando Polsek (Mapolsek) Cileungsi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya korban maupun TKP (Tempat Kejadian Perkara) lainnya.

Editor  : GN


Type and hit Enter to search

Close