Independen News

Terpilih secara Aklamasi, Menlu Sugiono Resmi Jabat Ketua Umum PB IPSI 2026-2030​

Menlu Sugiono :  KeTum (PB IPSI) 

JAKARTA,Varia Independen- Menteri Luar Negeri Sugiono resmi terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026-2030.

​Keputusan tersebut diambil secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI 2026 yang digelar di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026).

​Sugiono terpilih menggantikan Prabowo Subianto yang sebelumnya telah menyatakan tidak bersedia untuk dicalonkan kembali, meski namanya sempat masuk dalam bursa tim penjaringan.

​Mekanisme Pemilihan

​Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan sekaligus Wasekjen IPSI, Bayu Syahjohan, menjelaskan bahwa sebenarnya terdapat dua nama yang terjaring kuat dalam bursa calon ketua umum.

​"Nama-nama terjaring seperti yang tadi disampaikan, ada dua. Yang pertama tentunya kita menghargai Ketua Umum yang lama, Bapak Prabowo Subianto. Dan tadi kita sudah dengarkan bersama pada saat sambutannya, beliau sudah tidak bersedia kembali," ujar Bayu di JCC Senayan, Sabtu.

​Setelah Prabowo menyatakan mundur dari bursa pencalonan, nama Sugiono menjadi calon tunggal yang mendapat dukungan masif dari berbagai daerah dan perguruan.

​Dukungan dari Pengprov dan Perguruan

​Bayu menambahkan bahwa dukungan terhadap Sugiono mengalir deras melalui surat dukungan resmi yang dikirimkan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) maupun ketua-ketua perguruan silat di seluruh Indonesia.

​"Nama kedua adalah Bapak Sugiono. Saya tentunya tidak perlu membacakan masing-masing surat dukungan dari masing-masing provinsi maupun dari ketua-ketua perguruan," lanjut Bayu.

​Penetapan Sugiono dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat, yang menjadi ciri khas organisasi bela diri ini dalam menentukan kepemimpinan baru.

​Tugas Berat Menanti

​Sebagai ketua umum terpilih, Sugiono kini mengemban tugas besar untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Prabowo Subianto. Salah satu fokus utama yang menjadi mandat Munas XVI adalah membawa pencak silat agar bisa dipertandingkan secara resmi di ajang Olimpiade.

​Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam sambutan pembukaannya menitipkan pesan agar kepengurusan yang baru tetap menjaga nilai-nilai "ilmu kesatria" dan terus memperjuangkan pencak silat di kancah olahraga dunia.

Editor : Gunawan


Type and hit Enter to search

Close