Sebelum adanya fasilitas ini, para pelajar di wilayah Nanggung terbiasa berjalan kaki jarak jauh atau menunggu angkutan umum yang jadwalnya tidak menentu. Hal ini tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga menyita waktu dan menambah beban biaya transportasi bagi orang tua.
Memangkas Waktu dan Biaya
Di bawah inisiasi Bupati Bogor Rudy Susmanto, program bus sekolah ini bertujuan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan di wilayah yang memiliki tantangan geografis berat.
"Sekarang jadi lebih mudah dan cepat. Biasanya harus jalan kaki jauh atau tunggu angkot lama, sekarang sudah ada bus gratis," ujar salah satu siswa yang ditemui saat menaiki bus sekolah di Kecamatan Nanggung, Selasa (9/4).Kegembiraan senada juga diungkapkan oleh pelajar lainnya. Menurut mereka, keberadaan bus ini membuat mereka bisa tiba di sekolah dalam kondisi yang lebih bugar.
"Dulu kalau sampai sekolah sudah capek duluan karena medannya nanjak. Sekarang bisa hemat uang jajan juga karena ongkosnya gratis," tambahnya.
Rasa Aman bagi Orang Tua
Selain membantu mobilitas siswa, program ini mendapat respons positif dari para orang tua murid. Fasilitas kendaraan resmi dari Pemkab Bogor memberikan rasa aman tersendiri bagi mereka.
"Orang tua merasa lebih tenang karena anaknya difasilitasi kendaraan resmi yang aman. Tidak perlu khawatir lagi soal keselamatan di jalan atau biaya ongkos harian yang membengkak," tulis keterangan dalam unggahan resmi akun * @lapor_pakbupati *.
Komitmen Pelayanan Publik
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bogor untuk mewujudkan slogan "Bogor Istimewa, Kuta Udaya Wangsa". Dengan adanya bus sekolah gratis, diharapkan angka putus sekolah akibat kendala aksesibilitas dapat ditekan seminimal mungkin.
Pemerintah daerah berharap program ini dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak titik di wilayah Kabupaten Bogor yang memiliki karakteristik serupa dengan Kecamatan Nanggung.
Editor : Gunawan
Social Footer