Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Dedi tampak melihat langsung kondisi jembatan legendaris tersebut. Ia memastikan bahwa saat ini arus lalu lintas, khususnya kendaraan roda dua, sudah mulai tertata.
"Jadi dua motor kemudian berpapasan relatif lancar di Cirahong," ujar Dedi dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Soroti Anggaran Kayu Rp 1 Miliar
Tak hanya soal pungli, Dedi juga menaruh perhatian serius pada aspek pemeliharaan jembatan. Dalam kunjungannya, ia sempat berbincang dengan Kepala UPTD PU wilayah Ciamis, Tasik, dan Banjar terkait alokasi dana perbaikan.
Dedi menyoroti anggaran pengadaan kayu dari Provinsi yang mencapai angka Rp 1 miliar. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketahanan struktur jembatan yang memang memiliki karakteristik material kayu yang khas.
Pasang Puluhan Lampu dan Rencana Pengecatan
Guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, pembenahan fasilitas pendukung pun terus dikebut. Saat ini, sebanyak 26 titik lampu telah terpasang di sepanjang Jembatan Cirahong.
"Kini Jembatan Cirahong sudah dipasang 26 lampu dan akan ditambah menjadi 30 lampu," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Selain penerangan, jembatan ini juga dijadwalkan akan segera dilakukan proses pengecatan ulang. Saat ini, rencana tersebut tengah masuk dalam proses perizinan di tingkat provinsi. Upaya ini diharapkan dapat menghilangkan praktik pungli sekaligus mempercantik ikon penghubung wilayah Priangan Timur tersebut.
Hingga saat ini, pemerintah daerah setempat terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar fungsi sosial dan ekonomi Jembatan Cirahong kembali berjalan normal tanpa adanya gangguan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
Editor : Gunawan
Social Footer