Independen News

Pantau Seleksi School of Infantry Pakistan di Cilodong Depok, Wakasad Lari 5 Km Bareng Prajurit​

Depok,Varia Independen — Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Saleh Mustofa meninjau langsung pelaksanaan seleksi prajurit untuk program School of Infantry and Tactics, Quetta, Pakistan. Peninjauan ini digelar di Markas Divif 1 Kostrad, Cilodong, Kota Depok, Kamis (9/4/2026).

​Dalam kunjungannya, Wakasad didampingi langsung oleh Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar. Kehadiran pimpinan tinggi TNI AD ini guna memastikan proses penjaringan personel berjalan sesuai standar tinggi yang ditetapkan.

​Jamin Seleksi Objektif dan Transparan

​Letjen TNI Saleh Mustofa menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan tahap krusial. Prajurit yang terpilih nantinya akan menjadi representasi TNI AD dalam menempuh pendidikan militer bergengsi di luar negeri.

​"Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif, transparan, serta menghasilkan prajurit-prajurit terbaik," tulis keterangan resmi Divif 1 Kostrad.

​Program pendidikan di Pakistan tersebut dipandang sebagai wadah strategis untuk meningkatkan profesionalisme, khususnya di bidang taktik serta kepemimpinan tempur prajurit.

​Lari 5 Km di Markas Kostrad

​Ada momen menarik dalam peninjauan di Cilodong kali ini. Usai memantau jalannya seleksi, Wakasad dan Pangdivif 1 Kostrad tampak membaur dengan para peserta seleksi untuk melaksanakan lari bersama.

​Rombongan berlari menempuh jarak 5 kilometer mengitari kawasan markas. Selain untuk memelihara ketahanan fisik, kegiatan lari bareng ini dilakukan untuk membakar semangat para peserta seleksi yang sedang berjuang.

​"Momentum ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat soliditas serta jiwa korsa di lingkungan prajurit TNI AD," tutupnya

Redaksi


Type and hit Enter to search

Close