Makam tersebut merupakan makam dari Mbah Pidin, atau yang dikenal juga dengan sebutan Mbah Kolot Pidin. Beliau diyakini sebagai tokoh besar yang sakti, bijak, dan menjadi sosok pemersatu umat pada masanya.
Berusia Lebih dari 5 Abad
Berdasarkan data yang dihimpun, makam ini diperkirakan sudah berusia lebih dari 500 tahun. Catatan sejarah lokal menyebutkan bahwa Mbah Pidin wafat pada kisaran tahun 1500-an Masehi, menjadikannya salah satu situs tertua di wilayah Bogor.
Tradisi Lebaran Cakung
Situs ini memiliki tradisi unik yang rutin digelar setiap tahunnya. Sekitar tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri, ribuan peziarah akan datang memadati area makam. Warga setempat menyebut momen ini sebagai Lebaran Cakung.
"Ini bukan hanya momen untuk berdoa, tetapi juga untuk silaturahmi keturunan dan warga Karanggan yang tersebar di berbagai daerah seperti Bogor hingga Bekasi," tulis keterangan resmi dari Disbudpar Kabupaten Bogor,Jumat(3/4/26).
Jadi Warisan Budaya Lokal
Keberadaan makam sepanjang 10 meter ini kini tidak hanya dipandang dari sisi religius, tetapi juga sebagai bagian dari warisan budaya lokal yang harus dilestarikan. Tradisi ziarah yang terus bertahan hingga saat ini menunjukkan betapa kuatnya akar sejarah Mbah Pidin bagi masyarakat Karanggan dan sekitarnya.
Editor : Gunawan
Social Footer