Kehadiran dua tokoh ini menjadi suntikan motivasi bagi para pelajar yang tengah mensimulasikan sidang internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah bagaimana generasi muda tetap berpijak pada nilai moral bangsa di tengah arus globalisasi yang kencang.
Membentuk Karakter di Kancah Internasional
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memberikan apresiasi tinggi terhadap forum ini. Menurutnya, AYIMUN bukan sekadar latihan diplomasi, melainkan wadah krusial untuk membentuk karakter kepemimpinan siswa di Kota Bekasi.
"Generasi muda harus mampu menjadi jembatan antara kemajuan zaman dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan moral. Kota Bekasi siap mendukung penuh kegiatan positif yang mengasah kreativitas dan integritas seperti ini," ujar Tri dalam sambutannya.
Ia berharap para peserta dapat pulang membawa wawasan luas namun tetap menjaga identitas diri sebagai bangsa Indonesia.
Keseimbangan Wawasan Global dan Nilai Kemanusiaan
Senada dengan Wali Kota, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan bahwa pendidikan karakter adalah fondasi utama di era yang semakin kompleks. Ia menilai kemampuan berdialog dan mencari solusi atas tantangan global harus dibarengi dengan akar budaya yang kuat.
"Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Mereka harus memiliki wawasan global, tetapi tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan moral yang kuat," tegas Abdul Mu’ti.
Ia memuji skema belajar inovatif yang ditawarkan AYIMUN, di mana siswa dituntut untuk berpikir kritis, bernegosiasi, dan memahami posisi politik berbagai negara terhadap isu kemanusiaan.
Simulasi Sidang Dunia
AYIMUN 2026 sendiri merupakan forum tahunan yang mempertemukan pelajar untuk berdiskusi layaknya diplomat sungguhan. Melalui simulasi ini, para peserta dilatih untuk berbicara di depan publik (public speaking), melakukan riset mendalam, hingga menyusun dokumen resolusi internasional.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam kegiatan ini, diharapkan lahir generasi baru dari Kota Bekasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga siap tampil percaya diri di kancah global tanpa melupakan jati diri bangsa.
Hms/Dst
Social Footer