Independen News

Demo di Lembur Pakuan Memanas, Massa dan Warga Nyaris Bentrok​

PURWAKARTA,VARIAINDEPENDEN– Suasana di kawasan Lembur Pakuan, kediaman pribadi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, berubah mencekam pada Kamis (19/2). Aksi unjuk rasa yang diinisiasi oleh koalisi LSM Pemuda dan elemen mahasiswa berakhir ricuh setelah massa terlibat aksi saling dorong dengan warga setempat yang melakukan 

penghadangan di pintu masuk kawasan.
​Ketegangan bermula saat massa aksi mencoba merangsek mendekati gerbang utama kediaman Gubernur. Upaya massa untuk menyampaikan aspirasi tertahan oleh barikade warga sekitar yang berjaga ketat di area tersebut demi alasan ketertiban lingkungan. Situasi semakin memanas ketika sejumlah pendemo nekat mencoba menerobos masuk dengan cara merangkak melalui celah bawah pagar.
Aksi nekat tersebut memicu reaksi keras dari warga, hingga terjadi insiden saling dorong yang tidak terelakkan. Pihak keamanan di lokasi pun harus bekerja ekstra keras untuk meredam eskalasi konflik agar tidak meluas menjadi bentrokan fisik yang lebih besar.

​Koordinator lapangan aksi menyatakan bahwa unjuk rasa ini merupakan puncak kekecewaan terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Secara spesifik, mereka menyoroti Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang serta Dinas Pendidikan yang dinilai lambat dan tidak responsif terhadap kritik serta keluhan yang disampaikan masyarakat selama ini.
​"Kami datang untuk menagih komitmen Gubernur atas kinerja bawahannya yang tidak becus. Dinas Bina Marga dan Dinas Pendidikan seolah menutup telinga dari kritik publik," tegas salah satu orator di sela-sela aksi

Editor : Gunawan

Type and hit Enter to search

Close